Minggu, 30 September 2012


Memuaskan Kehausan Sejati Saudara

Memuaskan kehausan sejati kita: Bagaimana pesta minuman keras dapat menjadi pengganti bagi hubungan yang dekat dan memuaskan dengan orang lain
Oleh: Judy Clark
Suatu musim panas di Colorado, saya dan seorang teman bertemu beberapa pelarian dari New Mexico. Mereka berhenti dari sekolah mereka di SMA dan bertualang dengan menari dan perlombaan minum minuman keras demi mendapatkan uang. Pada awalnya, saudara mungkin berpikir bahwa mereka menyia-nyiakan hidup mereka. Namun setelah saya menghabiskan 2 jam bersama Gabriel, Sean, Matt, dan Peter, saya menyadari bahwa mereka hidup dengan sesuatu yang dirindukan banyak orang lain.
Orang-orang ini tidak punya banyak uang, tanpa tempat tinggal, pakaian yang usang, dan sering kekurangan makanan. Saya dan teman saya mengundang mereka untuk makan malam. Kami duduk bersama pada suatu kedai makan dan melihat mereka melahap banyak hamburger, burritos, dan susu kocok, serta mendengar cerita mereka. Saya baru sadar bahwa mereka adalah suatu komunitas.

Hubungan yang nyata dan sehat: sesuatu yang telah lama kita rindukan.

Mereka saling melihat. Jika salah seorang mendapatkan sesuatu, dia membagikannya. Salah satu dari mereka hanya makan separuh makanannya karena dia ingin membagi sisanya dengan seorang sahabatnya yang tidak bersama kami. Mereka berbicara tentang saling mengasihi satu sama lain. Mereka adalah orang tua satu sama lain. Mereka saling mengasihi satu sama lain. Mereka berbicara tentang ketakutan, rindu kepada ibu mereka, merasa tertolak, lapar. Mereka hidup disuatu jalan hidup yang tidak akan pernah saya pilih--tetapi mereka mempunyai sesuatu dimana banyak orang yang berpendidikan dan "mapan" tidak memiliki.
Mereka saling memiliki. Mereka mempunyai hubungan yang sejati. Mereka terhubung erat satu sama lain.
Itulah yang kita semua inginkan. Kita menginginkan kehidupan yang sejati. Kita tidak ingin menjadi seperti hamster yang berlari sepanjang labirin dan memutar rodanya sepanjang hari--sendirian dan tidak pernah pergi kemanapun. Kita ingin berhubungan. Kita ingin berteman. Kita ingin menjadi bagian dari sebuah komunitas yang saling mempedulikan satu sama lain.
Teman saya, Rebecca, baru saja lulus dari universitas Vanderbilt. Ketika dia memasuki "dunia yang sesungguhnya", dia berkata kepada saya, "saya hanya ingin menjadi anggota kelompok Amish. Pendapatnya tidak ada hubungannya dengan agama dan segala sesuatu yang dilakukan oleh komunitasnya. Mereka mempunyai tetangga dan keluarga. Mereka saling menolong untuk membangun lumbung. Mereka datang menolong ketika salah seorang diantaranya berada dalam bahaya. Hidup itu sederhana dan pelan, dan saudara dapat menghadapi apapun dalam jangkauan saudara karena saudara tahu bahwa saudara tidak sendirian. Terdengar menyenangkan bukan?
Menurut saya, kita rindu akan sebuah hubungan yang langgeng, penuh oleh rasa percaya, dan sukacita. Banyak diantara kita yang tumbuh di lingkungan rumah dimana ayah kita bekerja lembur di kantor untuk mendapatkan promosi demi promosi sehingga mereka dapat memebeli jam tangan Rolex atau Beemer. Ibu mempunyai gelar kesarjanaan dan keluarga menginginkan pendapatan tambahan sehingga ibu harus bekerja. Orang tua kita hidup bersama namun dengan kondisi yang demikian. Hubungan menjadi retak dan tingkat perceraian naik secara tajam.

Bir: Sebuah pengganti yang terkenal untuk hubungan yang sehat.

Ketika Grey Anatomy, Sex in the City atau Friends diputar lagi, kita senang untuk melihat orang yang muncul saling berhubungan. Dan dengan putus asa kita menginginkannya terjadi dengan diri kita. Kita menginginkan dan membutuhkan hubungan yang baik, tetapi terlihat jelas, walaupun hal itu sangat menyakitkan dan beresiko.
Jadi, apa yang kita lakukan? Siapa yang dapat membuat saya merasa baik? Siapa yang dapat saya andalkan? Siapa yang dapat menolong saya keluar dari sebuah dunia yang dipenuhi keterpisahan--walaupun hanya untuk sementara?
Jika saudara seperti banyak mahasiswa lainnya, duduk menikmati sebotol Jack Daniel. Minuman keras membuat saudara merasa tenang dan baik-baik saja. Selalu dapat terjangkau dan selalu ada ketika saudara memerlukannya. Tidak peduli seperti apa saudara. Itu akan membuat saudara merasa senang, menarik, dan diterima. Dan mengurangi ketidaknyamanan yang kadang-kadang terjadi saat bergaul dengan orang lain.
"Kita ingin berhubungan. Kita ingin berteman. Kita ingin menjadi bagian dari sebuah komunitas yang saling mempedulikan satu sama lain."
Hubungan ini akan terjadi untuk sementara, tapi saudara akan menyadarinya. Semua itu hanya sementara.
Mungkin bukanlah sesuatu yang mengejutkan bagi saudara bahwa kita mencari cinta disemua tempat yang salah. Penulis dan psikolog, Dr. Henry Cloud menulis, "kita membutuhkan cinta di awal tahun kehidupan kita. Jika kita tidak mendapatkan cinta ini, kita merindukannya di sepanjang sisa hidup kita. Kerinduan akan cinta ini begitu kuat sehingga kita tidak menemukannya didalam hubungan dengan orang lain. Kita mencarinya dalam hal lain, seperti makanan, pekerjaan, hubungan seks, atau menghamburkan uang...mabuk atau bekerja keras secara berlebihan."1
Shelly, seorang mahasiswi di Universitas Alabama, mengatakan, "saya dapat menghabiskan setiap malam saya di bar untuk nongkrong dengan teman-teman saya sambil mabuk, namun ketika saya bertemu mereka esoknya di kampus, kami tidak saling menyapa." Shelly mempunyai hubungan namun dia menggambarkannya sebagai sesuatu yang sebenarnya adalah palsu. Kebutuhan sejatinya untuk berhubungan dengan orang lain tidak terpenuhi.
Di sisi lain, Ben, pergi keluar untuk minum dengan teman-temannya dan alkohol mempengaruhi mereka untuk membicarakan apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka. Persahabatan mereka terlihat mendalam. Tetapi Ben mengatakan, "Saya ingin belajar bagaimana bersikap jujur tanpa dipengaruhi alkohol."

Kehausan sejati kita adalah hubungan yang sehat.

Dr. Cloud melanjutkan, "Biasanya orang terikat pada satu hal yang khusus, seperti alkohol, kokain, pekerjaan, judi, hubungan yang rusak, keagamaan, prestasi, dan materi. Akan tetapi hal dan tindakan tersebut tidak pernah dapat memuaskan karena itu tidak menyelesaikan masalah yang sebenarnya. Kita tidak benar-benar membutuhkan alkohol, narkoba, atau seks. Kita dapat hidup dengan baik tanpa hal-hal tersebut. Bagaimanapun juga, kita sebenarnya membutuhkan hubungan, dan kita tidak dapat hidup dengan baik tanpanya." (kesimpulan saya)2
Ketika saya bertanya kepada mahasiswa mengapa mereka minum alkohol, kebanyakan menjawab, "minum alkohol itu menyenangkan." Sepertinya, itu adalah jawaban yang dapat diterima. Tetapi dibalik kesenangan itu, pernahkah saudara bertanya mengapa saudara mulai minum? Mungkin itu merupakan sebuah pelarian sementara dari stress, ketidakpastian akan masa depan, atau tekanan dalam kondisi sosial.
Ketika saudara mempunyai hubungan yang baik, saudara tidak perlu mencari rasa aman lagi, apakah itu alkohol, seks, atau makanan. Ketika saudara mempunyai hubungan yang baik, saudara mungkin akan sedikit mencoba untuk memenuhi kekosongan dengan sesuatu hal yang lain. Ketika saudara mempunyai hubungan yang baik, beberapa kebutuhan yang mendasar akan terpenuhi.
"Ketika saudara mempunyai hubungan yang baik, saudara tidak perlu mencari rasa aman lagi, apakah itu alkohol, seks, atau makanan."
Dr. Cloud melanjutkan, "keterikatan merupakan salah satu ide yang paling mendasar dalam hidup dan alam semesta. Hal itu merupakan sebuah suatu kebutuhan manusia yang paling mendasar. Tuhan menciptakan kita dengan suatu kerinduan akan hubungan--untuk hubungan dengan Dia atau dengan sesama kita. Pada intinya kita mahkluk yang saling berhubungan. Tanpa sebuah hubngan yang solid dan terikat, jiwa manusia akan terperosok kepada masalah-masalah psikologis dan emosional. Jiwa tidak akan tenang tanpa terhubung dengan yang lain."3
Bagaimana kita belajar untuk memiliki hubungan yang terikat? Mulailah untuk jujur dengan dirimu sendiri. Dapatkah hal itu menjadi alasan bagi saudara untuk mabuk, makan berlebihan atau terlalu sedikit, penyalahgunaan seks, atau memaksa diri saudara kepada kesempurnaan adalah karena saudara sesungguhnya membutuhkan sebuah hubungan?
Jika demikian, banyak buku-buku yang baik tentang bagaimana membangun hubungan dengan orang lain (salah satunya ditulis oleh Dr. Cloud). Namun ada suatu hubungan kunci yang menawarkan sebuah dasar yang asli untuk memiliki hubungan yang sehat dengan orang lain. Dr. Cloud berbicara tentang kebutuhan kita yang terhubung dalam sebuah cara yang signifikan baik kepada orang lain maupun kepada Tuhan. Seorang filsuf dan fisikawan Perancis, Blaise Pascal, mengatakan dalam hati setiap orang ada sebuah kekosongan yang diciptakan oleh Tuhan yang tidak dapat diisi oleh hal-hal lainnya.
Dapatkah kita memiliki sebuah hubungan denga Tuhan yang menciptakan kita? Dapatkah kita berhubungan dengan Tuhan? Saya tidak berbicara tentang Tuhan yang memberikan saudara sebuah daftar perintah dan larangan atau seorang polisi besar di angkasa yang siap untuk menghukum saudara dalam pelanggaran terkecil sekalipun. Tetapi saya sedang membicarakan tentang sebuah hubungan dengan Tuhan yang berdasarkan pada kasih dan kebenaran dan kebebasan dan kedamaian hati.

Memulai sebuah hubungan dengan Tuhan

Tuhan menciptakan saudara agar saudara dapat mengenal Dia. Dalam inti keberadaan saudara, saudara pasti mengetahuinya. Tetapi kita semua memiliki roh pemberontak yang mengatakan kepada Tuhan, "Hei, lakukanlah dengan caraMu dan aku dengan caraku sendiri. Jangan ganggu aku, kecuali aku membutuhkanMu." Beberapa dari kita mengatakan hal itu. Yang lain hanya memikirkannya, jika kita dapat menghindar dari seluruh "hal-hal yang berhubungan dengan Tuhan", semuanya akan berlalu. Bahkan beberapa dari kita mengatakan bahwa kita menginginkan sebuah hubungan dengan Tuhan, tetapi kita ingin datang kepadaNya dengan cara kita sendiri--mencoba dengan cara kita. Kebenaran itu adalah ketika tidak ada satupun dari kita yang mampu mendapatkan sebuah hubungan dengan Tuhan yang sempurna.
"Sama seperti saat kita mabuk atau makan berlebihan memiliki banyak konsekuensi, begitu juga dengan memberontak atau mengabaikan Tuhan."
Sama seperti saat kita mabuk atau makan berlebihan memiliki banyak konsekuensi, begitu juga dengan memberontak atau mengabaikan Tuhan. Bahkan saudara mungkin tidak memperhatikan konsekuensi-konsekuensi tersebut tapi akibatnya hal itu akan menimpa saudara sendiri. Tuhan telah mengatakan bahwa konsekuensinya adalah terpisah selamanya dari Dia. Saudara berada di kampus saat ini, dengan harapan untuk dapat bersenang-senang dan mempersiapkan masa depan saudara. Sulit untuk memikirkan hal-hal tentang kekekalan...tetapi saudara tidak pernah tahu. Teman saya, Steve, berusia 20 tahun mungkin telah meninggal ketika saudara membaca ini. Dia meninggal karena mengidap HIV melalui darah yang terinfeksi. Dia tidak memiliki pilihan selain berurusan dengan kekekalan sekarang.
Tuhan telah memberikan sebuah jalan bagi kita hingga kita dapat mengenalNya di dunia dan untuk selama-lamanya. Dia melakukannya dengan mengutus Yesus kedalam dunia untuk hidup seperti kita dan hidup dengan sempurna. Tetapi bukan itu saja. Kita seharusnya dihukum karena dosa-dosa kita, tetapi Yesus bersedia mengorbankan diriNya di kayu salib bagi kita. Yang harus kita lakukan untuk dapat mengenalNya adalah meletakkan kepercayaan kita bahwa Yesus telah membayar sampah didalam hidup kita yang memisahkan kita dari Tuhan yang sempurna. Saudara dapat menerimanya dan meletakkan iman saudara didalam Dia atau saudara dapat memilih untuk menolak Dia. Semua keputusan ada di tangan saudara.
Ketika saya berdoa kepada Tuhan, saya berkata kepadaNya bahwa saya ingin mengenal Dia dan meletakkan kepercayaan saya didalam kematian Yesus bagi saya. Saya memulai suatu hubungan dengan Dia. Sekarang saya dapat berhubungan dengan Tuhan semesta alam. Ketika hubungan itu semakin erat, hidup saya berbeda. Saya tidak perlu berputar-putar mencoba mencari hal-hal lainnya untuk memuaskan saya. -apakah itu uang, minuman keras, atau bekerja sangat keras. Ketika saya meninggalkanNya, saya berputar-putar untuk mencoba mencari sesuatu yang hilang itu.
Saya tidak tahu apa yang saudara hadapi. Saya tidak tahu bagaimana tanda-tanda tersebut terjadi dalam hidup saudara. Mungkin itu semua adalah minuman keras, seks, atau narkoba. Atau berjuang mati-matian. Atau menyiksa diri saudara untuk mendapat nilai A sehingga saudara dapat merasa baik-baik saja. Semua itu merupakan hal-hal pengganti bagi kebutuhan sejati kita akan hubungan dengan orang lain dan Tuhan. Kita semua meiliki kekosongan itu didalam diri kita yang hanya dapat dipenuhi melalui hubungan dengan Tuhan.
Mungkin saudara rindu untuk memulai hubungan dengan Tuhan saat ini juga. Yang harus saudara lakukan hanyalah berkata kepada Dia. Dia tahu kerinduan hati saudara dan lebih memperhatikannya dibanding dengan kata-kata saudara. Saudara dapat mengatakannya seperti ini:
"Tuhan, saya ingin mengenalMu. Saya ingin dapat berhubungan dengan Engkau. Saya telah mencoba banyak hal untuk memenuhi kebutuhanku akan Engkau, dan semuanya tidak berhasil. Ampuni saya karena saya tidak lebih dahulu datang kepadaMu. Terima kasih karena Engkau mengasihiku dan menginginkan agar saya mengenalMu. Saya mengaku bahwa Engkau membuat hubungan ini menjadi mungkin melalui kematian Yesus. Saya percaya kepadaMu. Amin."
Saudara akan menemukan bahwa hubungan dengan Tuhan akan memenuhi dan memuaskan saudara. Ketika saudara berhubungan dengan Tuhan saudara memiliki dasar untuk membangun hubungan yang berarti, kekal, dan berharga. Memuaskan kehausan sejati saudara.

© mahasiswakeren.com

Sabtu, 01 September 2012

Pornografi Beracun, Seks Beracun: Wajah asli dari Pornografi



Pornografi Beracun, Seks Beracun:
Wajah asli dari Pornografi

Menemukan kebebasan dari kecanduan akan pornografi,
dan efek-efek dari pornografi.
Oleh: Gene McConnell
Pornografi dan Kecanduan....seks di luar konteks
Pada suatu malam yang dingin, tidak ada yang lebih baik dari pada api yang berkobar di dalam perapian. Saudara dapat menumpuk kayu-kayu dan membiarkannya terbakar dengan hangat dan lembut. Kobaran api tersebut hangat, aman, membuat santai, dan romantis. Sekarang, ambillah beberapa kayu yang terbakar dari perapian tersebut (yang telah dibangun untuk membakar kayu) dan jatuhkan di tengah-tengah ruang keluarga. Tiba-tiba api tersebut menjadi ganas. Api itu dapat membakar seluruh rumah dan membunuh semua orang yang berada didalam rumah tersebut. Seks seperti api itu. Selama seks ditunjukkan dengan komitmen yang melindungi dalam hubungan pernikahan, maka seks akan menjadi indah, hangat, dan romantis. Tetapi pornografi membawa seks keluar dari konteks.
Pornografi- Sebuah bisnis yang besar
Pornografi adalah bisnis yang besar yang menghasilkan banyak uang dan tidak perduli bagaimana mendapatkannya. Mereka akan menunjukkkan kepada saudara apapun yang mereka pikir dapat membuat saudara kembali dan membeli lagi. "Ada 11.000 judul video porno tahun lalu berlawanan dengan 400 film yang dirilis dari Hollywood tahun lalu.....[dan] 70.000 situs porno."1
Gambaran tentang Seks menurut Pornografi
Salah satu dari bagian-bagian penting dari lingkungan pikiran adalah sebuah gagasan yang sehat tentang siapa kita secara seksual. Jika gagasan-gagasan ini dicemari, sebuah bagian yang sangat penting tentang siapakah diri kita menjadi tidak normal. Budaya pornografi memberitahu saudara bahwa seks, cinta, dan keintiman adalah hal yang sama. Dalam pornografi, orang berhubungan seks dengan orang asing -- orang-orang yang baru mereka temui. Masalahnya adalah kepuasanku. Bukan masalah tubuh siapa yang saya pakai, selama saya menikmatinya. Pornografi membuat saudara berpikir bahwa seks adalah sesuatu yang dapat saudara lakukan setiap saat, dimana saja, dengan siapa saja, tanpa konsekuensi atau akibat.
Apa itu seks sebenarnya
Masalah dengan cara pandang pornografi yang dangkal adalah hubungan tidak dibangun diatas seks, tetapi diatas komitmen, kepedulian, dan kepercayaan bersama. Dalam konteks itu, seperti api di perapian, seks itu menakjubkan. Bersama dengan seseorang yang mencintai dan menerima kita, seseorang yang setia kepada saudara untuk selama-lamanya, bahkan saudara dapat memberikan seluruh kehidupan saudara kepada orang ini, itulah yang membuat seks begitu luar biasa.
Dampak-dampak dari pornografi: kebohongan-kebohongan dalam pornografi
Saudara tidak dapat belajar kebenaran tentang seks dari pornografi. Pornografi tidak memberi kebenaran. Pornografi tidak dibuat untuk mendidik, tetapi untuk dijual. Jadi, pornografi akan memberitahukan kebohongan apapun dan membuat para penontonnya untuk tetap bertahan. Pornografi tumbuh diatas kebohongan -- kebohongan tentang seks, wanita, pernikahan dan banyak hal. Perhatikan sejenak kebohongan-kebohongan tersebut dan lihat betapa buruknya hal tersebut dapat mengacaukan hidup dan sikap saudara.
  • Kebohongan #1 - Wanita lebih rendah daripada manusia
    Wanita-wanita di majalah Playboy dijuluki "kelinci", membuat mereka menjadi hewan kecil yang lucu atau "teman bermain," membuat mereka menjadi mainan. Majalah Penthouse menjuluki mereka sebagai "binatang peliharaan." Pornografi sering menganggap bahwa wanita-wanita adalah binatang, mainan, atau bagian-bagian tubuh. Beberapa pornografi hanya menunjukkan tubuh atau alat kelamin dan tidak menunjukkan wajah sama sekali. Pemikiran bahwa wanita adalah manusia sesungguhnya dengan pikiran dan perasaan bukanlah hal yang penting.
  • Kebohongan #2 - Wanita adalah "olahraga"
    Beberapa majalah olahraga mempunyai sebuah topik tentang "pakaian renang". Hal ini mengisyaratkan bahwa wanita hanyalah semacam olahraga. Pornografi memeprlihatkan seks sebagai sebuah permainan dan dalam permainan ini, saudara harus "menang", "menaklukkan", atau "mencetak skor." Laki-laki yang setuju dengan pandangan ini suka berbicara tentang "mencetak skor" dengan para wanita. Mereka mulai membuktikan kejantanan mereka dengan seberapa banyak "penaklukan" yang dapat mereka buat. Setiap wanita yang saya "cetak" adalah piala yang lain di atas rak saya, dan "tanda" yang lain di sabuk saya adalah untuk mensahkan kejantanan saya.
  • Kebohongan #3 - Wanita adalah barang
    Kita sudah pernah melihat gambar-gambar mobil yang mengkilap dengan gadis seksi menutupinya. Sebuah pesan yang diam, "beli satu, dan saudara mendapatkan keduanya." Pornografi yang ekstrim membawa pesan ini lebih jauh. Pornografi ekstrim menampilkan para wanita seperti barang-barang di sebuah catalog, mengekspos mereka seterbuka mungkin untuk para pelanggan yang melihatnya. Tidaklah mengherankan ketika banyak laki-laki muda berpikir bahwa jika mereka telah menghabiskan beberapa uang untuk membawa seorang gadis keluar, mereka mempunyai hak untuk berhubungan seks dengannya. Pornografi mengatakan kepada kita bahwa para wanita dapat dibeli.
  • Kebohongan #4 - Nilai seorang wanita tergantung pada kecantikan tubuhnya
    Para wanita yang kurang menarik adalah hal yang aneh dalam pornografi. Mereka dijuluki anjing, ikan paus, babi atau lebih buruk lagi, hanya karena mereka tidak cocok dengan kriteria pornografi tentang wanita yang "sempurna." Pornografi tidak mempedulikan kepribadian atau pikiran seorang wanita, tetapi hanya tubuhnya.
  • Kebohongan #5 - Wanita menyukai pemerkosaan
    "Ketika dia berkata tidak, maksudnya adalah iya" adalah ciri khas skenario film porno. Para wanita ditunjukkan sedang diperkosa, pertama-tama mereka memukul dan menendang, kemudian mereka mulai menyukainya. Pornografi mengajarkan para lelaki untuk menikmati menyakiti dan melecehkan para wanita sebagai hiburan.
  • Kebohongan #6 - Wanita seharusnya direndahkan
    Pornografi sering dipenuhi dengan kata-kata kebencian terhadap para wanita. Para wanita ditunjukkan sedang disiksa dan dipermalukan dengan beratus-ratus cara dan memohon untuk diperlakukan seperti itu lagi. Apakah perlakuan semacam ini menunjukkan rasa hormat terhadap para wanita? Adakah cinta? Ataukah kebencian dan kejijikan yang pornografi promosikan kepada para wanita?
  • Kebohongan #7 - Anak kecil harus berhubungan seks
    Salah satu dari penjualan terbesar di dalam pornografi adalah film porno "anak kecil" tiruan. Para wanita dibentuk menyerupai anak kecil dengan memakai rambut ala ekor kuda, sepatu anak kecil, dan memegang boneka beruang. Pesan dari gambar-gambar dan kartun-kartun seperti ini adalah orang dewasa yang berhubungan seks dengan anak-anak itu normal. Hal ini membuat penikmat pornografi melihat anak kecil secara seksual.
  • Kebohongan #8 - Seks liar itu menyenangkan
    Film porno sering mengandung unsur-unsur berbahaya atau liar untuk membuat seks lebih "menarik." Pornografi mengisyaratkan bahwa saudara tidak dapat menikmati seks jika seks tersebut tidak aneh, liar, atau berbahaya.
  • Kebohongan #9 - Prostitusi merupakan hal yang mewah
    Pornografi menunjukkan sebuah gambaran yang menarik dari prostitusi. Dalam kenyataannya, banyak wanita yang terlihat dalam film-film atau gambar-gambar porno adalah gadis-gadis pelarian yang terjebak dalam kehidupan perbudakan. Banyak diantara mereka yang telah mengalami pelecehan seksual. Beberapa dari mereka tertular penyakit seksual yang sangat menular dan tidak dapat disembuhkan, dan banyak dari mereka yang mati muda. Banyak diantara mereka jua yang meminum obat hanya untuk bertahan hidup.
Dampak-dampak dari Pornografi: Inti
Pornografi menghasilkan keuntungan dari kehidupan gadis-gadis muda yang hancur dan menjebak para lelaki yang menghabiskan banyak waktu DAN uang untuk menyerah pada produk mereka.
Dampak-dampak dari pornografi: Kekuatan dari Gambar
Kita mungkin berpikir bahwa hal-hal yang kita lihat dan kita dengar tidak mempengaruhi kita. Tetapi, kita semua mengakui bahwa musik yang indah, film yang bagus dan buku yang bagus menambahkan banyak hal dalam kehidupan kita. Mereka dapat membuat kita santai, mendidik kita, mendorong kita atau menginspirasi kita. Seperti media yang menyenangkan dapat menguntungkan kita, film-film porno juga dapat mempengaruhi kita secara negatif.
Gambar-gambar tidak selalu netral. Mereka dapat membujuk kita. Perusahaan-perusahaan tahu bahwa mereka bisa mendapatkan gambar yang persuasif dari produk mereka didepan saudara selama momen emosional yang tinggi, kesan itu akan tenggelam didalam pikiran bawah sadar saudara. Ilmuwan-ilmuwan periklanan sangat hebat dalam pekerjaan mereka, mereka dapat memprediksikan berapa banyak lagi produk mereka yang dapat saudara beli jika saudara melihat iklan mereka. Kadang-kadang, penonton bahkan tidak melihat nama dari produk tersebut. Reeses Pieces membayar sangat mahal agar permen mereka dapat ditayangkan untuk beberapa detik didalam film "ET" dan penjualan Reeses Pieces melejit. Mengapa? Karena emosi yang terhubung saat menyaksikan anak kecil itu menggapai alien ditransfer ke sebuah gambar visual dari permen tersebut. Jika beberapa detik dari produk tersebut -- bahkan ketika produk itu tidak menjadi pusat perhatian -- dapat mempengaruhi tingkah laku banyak orang. Bayangkan efek dari sebuah film yang menahan perhatian saudara agar tertuju terus-menerus pada televisi untuk satu setengah jam dengan gambar-gambar seksual yang jelas.
Apa dampak dari pornografi terhadap seorang lelaki?
Gagasan-gagasan semacam apa yang pornografi taruh di kepala saudara? Jika hal-hal yang salah tetap dimasukkan, lingkungan pikiran saudara dapat tercemari sehingga kehidupan saudara akan memiliki masalah-masalah. Salah satu dari bagian terpenting di lingkungan pikiran saudara adalah gagasan sehat tentang siapakah kita secara seksual. Jika gagasan-gagasan ini dicemari, bagian penting tentang siapakah kita akan menjadi tidak normal.
Kecanduan pornografi: Tarikan pornografi
Tidak semua orang yang melihat film porno menjadi kecanduan. Beberapa hanya akan melupakan pikiran beracun tentang wanita, seks, pernikahan, dan anak-anak. Akan tetapi, beberapa diantara mereka akan memiliki semacam pembukaan emosi yang membiarkan kecanduan tersebut benar-benar menahan mereka. Perusahaan-perusahaan film porno tidak keberatan jika saudara kecanduan terhadap produk mereka. Itu bisnis yang besar. Dr. Victor Cline telah membagi proses kecanduan pornografi menjadi beberapa tahap: kecanduan, peningkatan, ketidaksensitifan, dan mulai memerankan. Bagi para pecandu film porno, saya telah menemukan bahwa ada tahap lain yang datang pertama kali -- pengalaman awal. Mari kita lihat tahap-tahap ini:
PENGALAMAN AWAL
Kebanyakan laki-laki yang kecanduan terhadap pornografi dimulai pada waktu muda. Mereka melihat pornografi ketika mereka masih sangat muda dan pornografi mulai memasuki kehidupan mereka.
KECANDUAN PORNOGRAFI
Saudara akan terus kembali kepada pornografi. Pornografi menjadi bagian yang normal dari kehidupan saudara. Saudara terjebak dan tidak dapat berhenti.
PENINGKATAN
Saudara mulai untuk melihat lebih banyak lagi visualisasi-visualisasi pornografi. Saudara mulai menggunakan pornografi yang menjijikan bagi saudara sebelumnya. Tapi sekarang, itu hal yang menyenangkan bagi saudara.
KETIDAKSENSITIFAN
Saudara mulai menjadi mati rasa terhadap gambar-gambar yang saudara lihat. Bahkan film porno yang sangat sensual pun tidak lagi menyenangkan bagi saudara. Saudara menjadi putus asa untuk merasakan sensasi yang sama, tetapi saudara tidak dapat menemukannya.
MEMERANKAN SECARA SEKSUAL
Inilah titik dimana para lelaki melakukan sebuah loncatan yang sangat penting dan mulai memerankan gambar-gambar yang telah mereka lihat. Beberapa lelaki berpindah dari gambar-gambar porno yang terbuat dari kertas dan plastik ke dunia nyata, dengan orang yang nyata, dengan cara-cara yang merusak.
Kecanduan Pornografi: Apakah saya kecanduan?
Jika saudara melihat salah satu dari pola-pola ini didalam kehidupan saudara, saudara perlu menghentikannya sekarang juga. Apakah pornografi mulai lebih dan lebih lagi dalam mengendalikan kehidupan saudara? Apakah saudara mengalami masalah untuk menghentikannya? Apakah saudara terus-menerus kembali kepada pornografi?
Kecanduan Pornografi: Apa yang dapat saya lakukan?
Hal pertama yang harus saudara lakukan adalah mengakui bahwa saudara sedang berjuang melawan pornografi. Percayalah kepada saya, saudara bukanlah orang yang aneh atau tidak normal jika saudara melakukannya. Jutaan lelaki dalam tahapan yang berbeda juga berjuang dengan pornografi. Itu bukanlah hal yang mengejutkan. Industri pornografi telah menghabiskan milyaran dolar untuk menjebak saudara. Apakah sangat mengejutkan bahwa mereka telah berhasil? Bagi beberapa dari saudara mungkin ada masalah-masalah di masa lalu saudara, seperti pelecehan atau pengalaman seksual, yang membuat kecanduan terhadap pornografi lebih sulit untuk digoyahkan. Banyak sekali hal yang saudara dapat lakukan untuk melawan kecanduan ini tanpa pertolongan.
Saudara memerlukan seseorang untuk menolong saudara mematahkan kecanduan ini. Menjaga kerahasiaan tentu saja penting. Saudara mungkin tidak dapat lolos dari kecanduan tanpa menjaga kerahasiaan. Tidak berarti bahwa semua orang harus mengetahui bahwa saudara sedang berjuang. Pilihlah seseorang yang saudara dapat percayai yang membimbing banyak laki-laki yang memiliki masalah-masalah dengan kecanduan -- seorang pastur atau pendeta, pemimpin kelompok sel, atau konselor. Seseorang yang dapat saudara percayai secara total, membuat saudara merasa aman bersamanya dan memiliki pengalaman dalam bagian kecanduan tidak akan terkejut.
Adakah kebebasan dari kecanduan pornografi?
Pornografi menjebak saudara dengan kebohongan-kebohongan. Sebaliknya, Tuhan dapat memimpin kita kepada kebenaran. Yesus berkata, "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku. Dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."2 Mereka yang mendengar perkataan Yesus ini akan tersinggung dan menyerang balik, "Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapa pun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?"3 Dan Yesus menjelaskan bahwa manusia telah menjadi hamba dosa, tetapi Dia dapat membebaskan saudara.4
Dosa tidak hanya memperbudak kita, tetapi dosa juga menjauhkan kita dari Tuhan. Dan tidak ada seorangpun yang sempurna. Tidak ada seorangpun yang benar dimata Tuhan. Sebaliknya kita telah diberitahu bahwa "Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri."5 Kita semua pantas mendapatkan penghakiman dan hukuman dari Tuhan. Tetapi Tuhan, yang kudus dan penuh kasih, memberikan sebuah solusi bagi dosa kita, sehingga kita tidak akan dihukum. Dia secara pribadi menanggung hukuman atas dosa kita melalui diriNya. Yesus Kristus, Putera Allah, telah disiksa dan mati di kayu salib bagi dosa kita sehingga kita dapat diampuni. Yesus bangkit pada hari yang ketiga dari kematian, seperti yang telah dikatakanNya. Dan saat ini Dia menawarkan saudara suatu hubungan bersamaNya. Salah satu pernyataan yang luar biasa yang terdapat di Alkitab adalah, "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan."6
Hubungan yang paling Penting
Dalam pencarian saudara akan keintiman dan cinta, pornografi adalah sebuah pengganti yang kosong untuk cinta sejati. Kita telah diciptakan oleh Tuhan untuk memiliki kebutuhan akan keintiman yang dipertemukan secara mendalam oleh Tuhan sendiri. "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."7 Sebaliknya, kegelapan dan kehancuran yang pornografi bawa ke dalam kehidupan orang-orang, Yesus berkata, "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan."8 Tuhan menawarkan kepada saudara pengampunanNya melalui sebuah hubungan bersamaNya. Apakah saudara ingin meminta Dia untuk mengampuni saudara dan mengundangNya untuk masuk kedalam hidup saudara? Saudara dapat mengatakan kepadaNya saat ini juga. Jika saudara ingin menuangkan keinginan saudara kedalam kata-kata, inilah doa yang mungkin dapat membantu:
"Tuhan Yesus, saya sadar akan dosa saya, dan saya tahu bahwa Engkau pun mengetahuinya. Saya memintaMu untuk mengampuni saya dan menguduskan saya. Terima kasih untuk kematianMu di kayu salib bagi dosa-dosa saya. Saya mengundang Engkau untuk masuk kedalam hidup saya sekarang juga dan bekerja di dalam hidup saya. Tuntunlah kehidupan saya sesuai dengan kehendakMu. Terima kasih karena Engkau telah masuk kedalam hidup saya sekarang ini dan juga untuk pengampunanMu."
(1) New York Times, 20 mei 2001, "Naked Capitalists"
(2) Yohanes 8:31-32
(3) Yohanes 8:33
(4) Yohanes 8:34
(5) Yesaya 53:6
(6) 1 Yohanes 1:9
(7) Yohanes 3:16
(8) Yohanes 10:10


© mahasiswakeren.com

Seks dan Pencarian Keintiman



Seks dan Pencarian Keintiman

Apa yang harus dilakukan untuk mengalami keintiman yang sesungguhnya dengan seseorang? Apakah cinta itu? Apakah keintiman itu?
Oleh: Dick Purnell
Dr. Henry Brandt, dalam the Collegiate Challenge magazine, mengatakan bahwa ada suatu sindrom, suatu pola, ketika sepasang kekasih datang padanya. Mereka berkata "Pada mulanya, seks menyenangkan. Kemudian saya mulai merasa tentang diri saya sendiri, dan kemudian saya mulai merasa aneh tentang pasangan saya. Kami bertengkar dan akhirnya putus. Sekarang kami bermusuhan."
Sindrom ini apa yang saya sebut sindrom setelah-pagi. Kami bangun dan menemukan bahwa keintiman sesungguhnya tidak ada disana. Hubungan seksual tidak memuaskan kami lagi, dan apa yang kami dapati pada akhirnya adalah bukan apa yang sungguh kami inginkan pada awalnya. Semula yang saudara dapati adalah 2 orang yang berpusat pada diri sendiri mencari kepuasan diri. Elemen-elemen dari cinta dan keintiman sejati tidak dapat diperoleh secara "instan" dan saudara menemukan diri saudara dalam suatu kondisi yang tidak seimbang, mencari harmoni.
Setiap kita memiliki 5 bagian penting dalam hidup kita. Kita punya fisik, emosi, mental, sosial, dan spiritual. Semua bagian tersebut dirancang untuk bekerja bersama dalam keharmonisan. Dalam pencarian keintiman kita, kita ingin solusi hari ini, atau besok. Satu dari masalah-masalah kita adalah kita ingin kepuasan "instan". Ketika keinginan untuk keintiman dalam suatu hubungan tidak berhasil ditemukan, kita mencari suatu solusi "instan". Dimana kita mencari? Fisik, mental, sosial, emosi, atau spiritual? Itu adalah fisik. Lebih mudah untuk intim secara fisik dengan seseorang daripada intim dalam keempat area lainnya. Saudara dapat menjadi intim dengan seseorang yang berbeda jenis kelamin dengan saudara dalam satu jam, atau setengah jam--tergantung keinginan! Namun saudara segera menemukan bahwa seks mungkin hanya suatu obat sementara untuk suatu nafsu dangkal. Ada banyak keinginan yang lebih dalam yang masih belum berhasil dijumpai.
Apa yang saudara lakukan ketika sensasinya menghilang dan semakin anda berhubungan seks, semakin anda tidak menyukainya. Kami merasionalkannya dengan berkata,"kita sedang jatuh cinta. Tidak, maksudku sungguh jatuh cinta." Namum kami masih menemukan diri kami merasa bersalah dan tidak terpuaskan. Di kampus-kampus di seluruh Amerika, saya melihat pria dan wanita mencari keintiman beralih dari suatu hubungan ke yang lain berharap, "kali ini aku menemukannya. Kali ini saya akan menemukan suatu hubungan yang langgeng."
Saya percaya bahwa apa yang sungguh kita inginkan bukanlah seks. Apa yang sungguh kita inginkan adalah keintiman.

Apakah Keintiman itu?

Sekarang, kata keintiman telah menjadi konotasi seksual. Namun itu jauh lebih dari itu. Itu termasuk semua dimensi berbeda dari hidup kita---ya, fisik, namun juga social, emosi, mental, dan aspek spiritual juga. Keintiman berarti berbagi hidup secara total. Dan kita masih belum memiliki semua yang kita rindukan pada suatu waktu atau lain untuk kedekatan, untuk kesatuan, untuk berbagi hidup kita dengan seseorang secara total?
Marshall Hodge menulis sebuah buku berjudul "Your Fear of Love" (Ketakutan Anda akan Cinta). Didalamnya dia berkata, "kita menginginkan momen-momen ekspresi cinta, kedekatan, dan kelembutan, namun seringnya pada poin yang kritikal, kita ingin mencabut/ pergi darinya. Kita takut akan kedekatan. Kita takut akan cinta." Berikutnya pada buku yang sama Hodge mengatakan, "Semakin dekat anda datang pada seseorang, semakin besar/hebat potensi rasa sakit." Itu adalah ketakutan akan rasa sakit yang sering menjauhkan kita dari perjumpaan dengan keintiman sejati.
Saya telah memberikan satu seri perkuliahan pada suatu Universitas di selatan Illinois. Setelah satu pertemuan, seorang wanita datang kepada saya dan berkata, "Saya harus berbicara pada anda tentang masalah pacar saya." Kami duduk, dan dia mulai menceritakan masalah-masalahnya. Setelah beberapa saat, dia membuat pernyataan ini: "Saya sedang mengambil langkah untuk tidak terluka lagi." Saya berkata padanya, "Dengan kata lain, anda sedang mengambil langkah untuk tidak pernah mencintai lagi." Dia berpikir saya salah mengerti, jadi dia melanjutkan. "Tidak, itu bukan apa yang saya katakan. Saya hanya tidak ingin terluka lagi. Saya tidak ingin merasa sakit lagi dalam hidup saya." Kata saya "Benar, anda tidak ingin cinta dalam hidup anda." Saudara lihat, tidak ada hal-hal seperti "Cinta tanpa rasa sakit." Semakin kita dekat pada seseorang, semakin besar potensi adanya rasa sakit.
Saya akan memperkirakan bahwa saudara (dan sekitar 100 % dari populasi) akan berkata saudara telah terluka dalam suatu hubungan sebelumnya. Pertanyaannya adalah, bagaimana saudara menangani rasa sakit itu? Untuk menutupi rasa sakit, banyak dari kita memberi orang apa yang saya sebut "Sinyal-Ganda." Kita berkata pada seseorang, "Lihat, saya ingin anda datang lebih dekat pada saya. Saya ingin mencintai dan dicintai...namun tunggu sebentar, saya telah terluka sebelumnya. Tidak, saya tidak ingin membicarakan masalah ini. Saya tidak ingin mendengar hal-hal seperti itu." Kita membangun tembok di sekeliling hati kita untuk melindungi kita dari siapapun diluar yang ingin melukai kita. Namun tembok yang sama itu menghalangi orang diluar, menahan kita terjebak di dalam. Hasilnya? Kesepian masuk dan keintiman sejati dan cinta menjadi mustahil.

Apakah Cinta itu?

Cinta lebih dari emosi, juga lebih dari perasaan yang baik. Namun masyarakat kita telah mengubah apa yang Tuhan katakan tentang cinta, seks, dan keintiman dan mengubahnya menjadi emosi yang sederhana dan perasaan. Tuhan menggambarkan cinta dalam detil luar biasa dalam alkitab, terutama dalam kitab I Korintus pasal 13. Sehingga saudara dapat menangkap bobot penuh definisi Tuhan tentang cinta, biarkan saya menampilkan ayat 4 sampai 7 kepada saudara dengan cara ini. Berapa banyak itu memenuhi kebutuhan-kebutuhan saudara jika seseorang mencintai saudara seperti yang Tuhan katakan bagaimana kita harus dicintai:
  • Jika orang ini menanggapi saudara dengan kesabaran, keramahan, dan tidak cemburu pada saudara?
  • Jika orang ini tidak sombong atau menonjolkan diri?
  • Bagaimana jika orang ini tidak kasar terhadap saudara atau memikirkan diri sendiri atau mudah marah?
  • Bagaimana jika orang ini tidak menyimpan kesalahan-kesalahan saudara?
  • Bagaimana jika mereka tidak suka berbohong, namun selalu jujur kepada saudara?
  • Bagaimana jika orang ini melindungi saudara, mempercayai saudara, selalu berharap untuk kebaikan saudara, dan sabar dalam pertengkaran-pertengkaran dengan saudara?
Inilah bagaimana Tuhan mengartikan cinta yang Dia ingin kita mengalaminya dalam hubungan-hubungan kita. Saudara akan memperhatikan bahwa jenis cinta ini adalah berfokus pada orang lain. Dia memberi, daripada mementingkan diri sendiri. Dan timbul masalah. Siapa yang dapat hidup dengannya?
Bagi kita untuk mengalami jenis cinta ini dalam hubungan kita perlu cinta pertama Tuhan bagi kita. Saudara tidak dapat menampilkan jenis cinta ini secara konsisten terhadap seseorang jika saudara tidak pernah mengalami dicintai dengan cara ini. Tuhan, yang mengenal saudara, yang tahu apapun tentang saudara, mencintai saudara dengan sempurna.
Tuhan berkata pada kita melalui nabi zaman kuno, Yeremia, "Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu." (Yeremia 31:3). Jadi, cinta Tuhan untuk saudara tidak akan pernah berubah.
Betapa besarnya Tuhan mencintai kita sehingga Dia mengizinkan Yesus Kristus untuk disalibkan (suatu bentuk eksekusi kuno) untuk dosa-dosa kita sehingga kita disucikan. Kita baca dalam alkitab, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16). Ketika kita berbalik pada Tuhan dan menerima pengampunanNya, lalu kita mulai mengalami cintaNya.
Tuhan berkata pada kita, "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." (1 Yohanes: 9). Tuhan tidak hanya mengampuni dosa-dosa kita, namun Dia melupakan semuanya dan menyucikan kita.
Tuhan mencintai kita dalam segala keadaan. Seringkali, hubungan berakhir ketika sesuatu berubah dalam mereka, seperti kecelakaan parah atau kehilangan posisi financial. Namun cintaNya tidak berdasar pada penampilan fisik kita atau siapa dan apakah kita ini.
Seperti yang saudara lihat, sudut pandang Tuhan tentang cinta sangat berbeda dari apa yang masyarakat katakan pada kita tentang cinta. Dapatkah saudara membayangkan suatu hubungan dengan jenis cinta ini? Tuhan berkata pada kita bahwa pengampunanNya dan cinta adalah hak kita untuk meminta. Itu adalah pemberianNya pada kita. Namun jika menolak pemberian itu kita adalah seseorang yang memutus diri kita dari penemuan pemenuhan sejati, keintiman sejati dan tujuan sejati dalam hidup.

Jawaban

"Saya percaya bahwa sebenarnya kita tidak menginginkan seks. Yang kita inginkan sebenarnya adalah keintiman."
CintaNya menyediakan jawaban. Semua yang harus kita lakukan adalah menanggapi dengan iman dan komitmen. Alkitab berkata tentang Yesus: "Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya." (Yohanes 1:12). Tuhan mengutus putra tunggalNya, Yesus, untuk mati dalam posisi kita. Namun hal itu bukanlah dimana ceritanya harus berakhir. 3 hari kemudian, Yesus bangkit dari kematian. Sebagai Tuhan, Dia hidup hari ini dan menaruh cintaNya dalam hati saudara. Sekali saudara menerima Dia, saudara akan takjub pada apa yang Dia dapat lakukan dalam hidup saudara dan dalam hubungan-hubungan saudara.
Firman Tuhan berkata pada kita, "Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya." (Yohanes 3: 36). Apa yang Tuhan inginkan untuk kita adalah untuk mempunyai hidup, tidak hanya hari ini, namun untuk selamanya. Jika kita memutuskan untuk menolak Dia, lalu kita telah memilih konsekuensi dosa yang adalah kematian dan terpisah selamanya dari Dia.
Adalah penerimaan terhadap Yesus Kristus, menerima Dia dalam hidup kita dan percaya kepadaNya, hal tersebut membawa hidup kita dalam keseimbangan. Iman pada Tuhan melepaskan pengampunan Tuhan. Tak perlu lagi sembunyi, dan tidak perlu lagi berjalan dengan cara kita. Dia di sini sekarang dengan kita. Kita berdamai denganNya. Setelah kita menempatkan iman kita dan bergantung padaNya, Dia tinggal dalam hidup kita dan kita memiliki keintiman denganNya. PengampunanNya ada untuk membersihkan kita dari dosa terdalam, keegoisan terdalam, masalah terdalam, atau perjuangan yang pernah kita miliki dan akan kita miliki.

Keintiman yang memuaskan

Sepanjang Alkitab, sikap Tuhan terhadap seks sangat jelas. Tuhan telah menyediakan seks untuk pernikahan dan hanya untuk pernikahan. Bukan karena Dia ingin membuat kita menderita, namun karena Dia ingin melindungi hati kita. Dia ingin membangun suatu perlindungan dasar untuk kita, sehingga ketika kita memasuki sebuah pernikahan, keintiman dapat didasarkan pada pengamanan dari cinta dan kebijaksanaan Tuhan.
Ketika kita mempercayakan diri kita pada Yesus Kristus, Dia memberi kita cinta dan kekuatan yang baru hari demi hari. Ini adalah dimana keintiman yang kita cari dipuaskan. Tuhan memberi kita suatu cinta yang tidak akan terlepas dan tidak akan berhenti dengan tahun-tahun yang berlalu, dan waktu yang berubah. CintaNya dapat membawa 2 orang bersama, dengan Dia sebagai pusat penyatuan itu. Dalam suatu hubungan kekasih, ketika saudara bertumbuh bersama, tidak hanya secara spiritual, namun sosial, mental, dan emosional, saudara mampu memiliki suatu hubungan yang jujur, penuh perhatian, dan hubungan intim yang memuaskan dan membahagiakan! Dan ketika hubungan mencapai puncaknya dalam pernikahan, penyatuan seksual hanya dapat memperkuat yang telah didirikan.
Saudara dapat menerima Kristus sekarang dengan iman melalui doa. Berdoa adalah berbicara dengan Tuhan. Tuhan mengenal hatimu dan tidak begitu memperhatikan kata-kata saudara namun hanya dengan sikap hati saudara. Berikut ini adalah satu saran doa: "Tuhan Yesus, saya memerlukan Engkau. Terima kasih atas kematianMu di kayu salib bagi dosa-dosa saya. Saya membuka pintu hati saya dan menerima Engkau sebagai Juru selamat dan Tuhan saya. Terima kasih karena Engkau telah mengampuni dosa-dosaku dan memberikuhidup kekal. Kuasailah tahta hatiku dan bentuklah saya menjadi seorang pribadi yang sesuai dengan kehendakMu. Amin."
Apakah doa ini menyatakan keinginan hati saudara? Jika ya, ucapkanlah doa ini sekarang juga. Menempatkan iman saudara dalam Kristus akan menghasilkan kedatanganNya dalam hidup saudara seperti yang Dia janjikan. Hal ini akan memulai suatu hubungan denganNya yang akan menjadi lebih intim ketika saudara semakin mengenalNya. Dan dengan Dia sebagai pusatnya, hidup saudara akan menerima suatu dimensi baru--yang spiritual--membawa lebih banyak harmoni dan pemenuhan pada semua hubungan saudara.

© mahasiswakeren.com  

Jumat, 31 Agustus 2012

Apakah Yesus, itu "Tuhan"

Apakah Yesus pernah berkata
bahwa Dia adalah Tuhan?

Apakah Yesus adalah Tuhan? Menyelidiki klaim yang menarik ini...
Semua pengikut awal Yesus nampak yakin bahwa Yesus adalah sepenuhnya Tuhan dalam rupa manusia. Paulus berkata, "Dia adalah gambar dari Allah yang tidak kelihatan...didalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan." Yohanes mengatakan bahwa Yesus menciptakan dunia ini. Petrus berkata, "setiap orang yang percaya kepadaNya menerima pengampunan dosa melalui namaNya."
Tapi apa yang Yesus katakan tentang diriNya sendiri? Apakah Dia pernah memperkenalkan diriNya sebagai Tuhan? Menurut Alkitab...Benar! Di bawah ini adalah beberapa pernyataan yang Dia buat selama tinggal di dunia, berdasarkan konteks mereka.

Apakah Yesus adalah Tuhan? Bagaimana Dia menyatakan bahwa Dia adalah Tuhan?

Maka kata orang-orang Yahudi itu kepadaNya: "Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah. (Yohanes 8:57-59)
"Aku dan Bapa adalah satu." Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus. Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?" Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah." (Yohanes 10:30-33)
Tetapi Yesus berseru kata-Nya: "Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku; dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku. Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan." (Yohanes 12:44-46)
Sesudah Ia membasuh kaki mereka, Ia mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu? Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu." (Yohanes 13:12-14)
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia." Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami." (Yohanes 14:6-9)

Apakah Yesus adalah Tuhan? Bagaimana Dia menggambarkan diriNya?

Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari sorga, melainkan Bapa-Ku yang memberikan kamu roti yang benar dari sorga. Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia." Maka kata mereka kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah kami roti itu senantiasa." Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi." (Yohanes 6:32-35)
Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup." Kata orang-orang Farisi kepada-Nya: "Engkau bersaksi tentang diri-Mu, kesaksian-Mu tidak benar." Jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: "Biarpun Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, namun kesaksian-Ku itu benar, sebab Aku tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi. Tetapi kamu tidak tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi." (Yohanes 8:12-14)
Maka kata Yesus sekali lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu. Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka. Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya." (Yohanes 10:7-11)
Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati. Tetapi sekarang pun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala sesuatu yang Engkau minta kepada-Nya." Kata Yesus kepada Marta: "Saudaramu akan bangkit." Kata Marta kepada-Nya: "Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman." Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?" Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia." (Yohanes 11:21-27)

Apakah Yesus adalah Tuhan? Apa yang Dia katakan mengapa Dia diutus:

Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang." (Matius 20:25-28)
Sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka: "Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia, dan tiga hari sesudah Ia dibunuh Ia akan bangkit." Mereka tidak mengerti perkataan itu, namun segan menanyakannya kepada-Nya. (Markus 9:31-32)
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah." (Yohanes 3:16-18)
"Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman." (Yohanes 6:37-40)

Apakah saudara masih merasa ragu apakah Yesus adalah Tuhan? Untuk membaca Firman Yesus lebih lanjut dan memahami mengapa Ia datang, bacalah kitab "Yohanes".

© mahasiswakeren.com

Kamis, 30 Agustus 2012

Ayo Sarapan! Jangan Menahan Lapar!!!

Mengurangi asupan kalori demi menjaga berat badan sah-sah saja dilakukan, asal jangan serta merta berharap umur jadi lebih panjang. Manfaatnya pasti tetap ada asal tidak berlebihan, namun soal umur panjang terbukti itu cuma mitos.
Hubungan antara diet rendah kalori dengan umur panjang memang selalu jadi perdebatan. Sekitar 30 tahun lalu, sebuah penelitian eksperimental menunjukkan bahwa pembatasan asupan kalori menjadi 30 persen dari normal bisa memperpanjang umur hingga 40 persen.
Hasil penelitian yang baru dilakukan pada tikus itu pun lalu diyakini punya efek yang sama pada manusia. Banyak yang kemudian mengikutinya, terlebih karena bagi yang punya bakat gemuk hal itu juga bagus untuk menjaga berat badan tetap ideal.
Apalagi pada tahun-tahun berikutnya, berbagai penelitian dengan skala lebih kecil makin memperkuat hubungan antara diet dengan umur panjang. Penelitian-penelitian tersebut antara lain dilakukan pada cacing, jamur, lalat dan beberapa spesies tikus yang berbeda.
Namun baru-baru ini, para peneliti dari National Institute on Aging (NIA) membuktikan bahwa hal itu belum tentu dan bahkan hampir pasti tidak berlaku pada manusia. Percobaan pada kera, spesies yang memiliki kemiripan paling tinggi dengan manusia, menunjukkan hasil negatif.
"Efek dari pembatasan kalori tampaknya tergantung juga pada banyak fator, termasuk lingkungan, komponen nutrisi dan juga genetik," kata direktur NIA, Richard J Hodes, MD yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Sciencedaily, Jumat (31/8/2012).
Namun NIA mengakui bahwa asalkan tidak berlebihan dan keseimbangan nutrisi tetap tejaga, diet rendah kalori tetap bisa memberikan manfaat. Paling tidak diet ini bisa mencegah kegemukan, yang merupakan faktor risiko berbagai penyakit mematikan seperti diabetes serta masalah jantung dan pembuluh darah.
(detikhealth)

Kamis, 23 Agustus 2012

Bahan PA...


Bendahara yang Cerdik
(Lukas 16:1-13)

Pengantar.

            Dalam perumpamaan ini Yesus sangat memberi penekanan bahwa sebagai anak-anak-Nya maka kita harus lebih bertingkah cerdik dalam segala hal, namun dalam hal ini juga sebenarnya ditekankan kepada kita bahwa harus cerdik dalam memakai keuangan/kekayaan agar supaya tidak salah dalam pemakaian dan akhirnya terjerat dengan hukuman atau sanksi. Dalam hal ini kita diajarkan untuk jujur dan bertanggung jawab.

Bahan Diskusi:

1.    Apakah yang dimaksudkan dalam perumpamaan ini ?
2.    Mengapa bendahara itu dituduh menghamburkan harta milik Tuan-nya dalam perumpamaan ini ?
3.    Mengapa Tuan dari bendahara ini memuji kecerdikannya ?
4.    Apa yang dilakukan bendahara ini setelah dia mendengarkan tuannya memecat dia ?
5.    Menurut anda apa tujuan Yesus dalam perumpamaan ini ?
6.    Perumpamaan ini ditujukan kepada siapa ?
7.    Apa yang bisa kita praktekkan dalam kehidupan kita sehari-hari melalui perumpamaan ini ? jelaskan dan diskusikan !



Martsindy_rasuh@yahoo.com

Selasa, 21 Agustus 2012

Bacaan Hari Ini...

FILIPI 1:21-30


21 ¶  Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

22  Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu.

23  Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus  —  itu memang jauh lebih baik;

24  tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu.

25  Dan dalam keyakinan ini tahulah aku: aku akan tinggal dan akan bersama-sama lagi dengan kamu sekalian supaya kamu makin maju dan bersukacita dalam iman,

26  sehingga kemegahanmu dalam Kristus Yesus makin bertambah karena aku, apabila aku kembali kepada kamu.

27 ¶  Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku datang aku melihat, dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil,

28  dengan tiada digentarkan sedikitpun oleh lawanmu. Bagi mereka semuanya itu adalah tanda kebinasaan, tetapi bagi kamu tanda keselamatan, dan itu datangnya dari Allah.

29  Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia,

30  dalam pergumulan yang sama seperti yang dahulu kamu lihat padaku, dan yang sekarang kamu dengar tentang aku.


Sabtu, 18 Agustus 2012

PENGAKUAN IMAN


95 DALIL ALKITABIAH


1

Percaya bahwa Tuhan Tritunggal adalah Pencipta langit dan bumi beserta seluruh isinya dalam enam hari biasa/literalyang terdiri dari dua puluh empat jam (Kej.1 &2; Perhatikan Kel 20:9-11).

2

Percaya bahwa Tuhan menciptakan alam semesta dan Tuhan menciptakan dua makhluk yang berkepribadian, diberi kemampuan berpikir, serta kehendak bebas, menurut Rupa dan Gambar Tuhan YHWH atau Jehovah yaitu Malaikat dan Manusia. Tuhan tidak ingin disembah oleh Robot melainkan oleh pribadi yang berkehendak bebas. Mereka bisa memilih menaati atau menentangNya. Jika dari hati mereka yang bebas timbul pilihan menaati Tuhan, itulah kenikmatan bagi Sang Pencipta.

3

Percaya bahwa Tuhan menempatkan Pohon Kehidupan dan Pohon Pengetahuan Baik-Jahat di Taman Eden sebagai simbol alternatif bagi mereka. Jika mereka mau bersikap positif terhadap Tuhan, mereka bisa mengekspresikan dengan memakan buah Pohon Kehidupan. Namun jika mereka memilih bersikap negatif terhadap Tuhan, mereka akan mengekspresikan dengan memakan buah Pohon Pengetahuan Baik-Jahat. Kehendak bebas yang diberikan Tuhan kepada para Malaikat dan Manusiaadalah Ketetapan Tuhan dan tidak bisa diubah karena Tuhan tidak bisa menyangkal diriNya (II Tim 2:13). Sebagai pribadi, alias bukan robot, tentu memiliki resiko. Dan sekalipun ada resiko kita tetap lebih senang menjadi pribadi daripada diciptakan sebagai robot.

4

Percaya bahwa terjadi Kejatuhan Malaikat dan Manusia. Dalam hati 1/3 jumlah para Malaikat timbul niat jahat terhadap Tuhan, dan mereka ingin menghancurkan Tuhan. Tentu mereka akan dihukum dan sebelum penghukuman dijatuhkan, untuk membedakan mereka dari malaikat yang masih setia, para malaikat pemberontak diberi sebutan baru yaitu iblis. Mereka tahu ada makhluk lain yang berakal budi yaitu Manusia, yang bisa dihasut untuk memihak mereka. Hawa dihasut sehingga lebih percaya pada perkataan iblis daripada perkataan Tuhan, sehingga memakan buah Pengetahuan Baik-Jahat, sehingga timbul DOSA. Adam pun ikut berdosa dengan memakan buah tersebut. Inilah Momen Kejatuhan Manusia ke dalam DOSA. Mereka lebih percaya iblis daripada Tuhan.

5

Percaya bahwa 1/3 malaikat pemberontak bersama Lucifer, yang disebut iblis, TIDAK DIAMPUNI DOSAnya karena setiap Malaikat itu berdosa dari dirinya sendiri, berdosa di Tempat Yang Maha Kudus/Sorga/Tahta Hadirat Tuhan. Juga karena Para Malaikat diciptakan sekaligus (Tanpa REGENERASI) berbeda dengan Manusia yang diciptakan tidak sekaligus (bersamaan dalam satu waktu) alias manusia lewat REGENERASI (kelahiran).

6

Percaya bahwa manusia diciptakan sesuai dengan Rupa dan Gambar Tuhan YHWH atau Jehovah (Kej 1:29; 5:1; 9:6), bukan hasil evolusi. Percaya bahwa setiap orang yang dilahirkan dari keturunan Adam dan Hawa telah menempati/mewarisi POSISI orang berdosa atau Natur (sifat hati) yang berdosa karena Adam dan Hawa telah jatuh ke dalam dosa dan telah kehilangan kemuliaan Tuhan, (Rom.3:10,23).

7

Percaya bahwa Sebelum Adam dan Hawa tidak ada manusia yang diciptakan Tuhan (Pre-Adamic), Menolak Tegas adanya teori manusia Pra-Adam yang terdiri dari Tubuh dan Jiwa.

8

Percaya bahwa Manusia adalah suatu Pribadi ciptaan Allah yang diberi kemampuan berpikir, kesadaran diri, kehendak bebas, dan ketika jatuh dalam dosa, hanya kehilangan Kemuliaan Allah dan hubungan/komunikasi dengan pencipta. Manusia tetap mempunyai kehendak bebas. (Kej 3:22, 11:6)

9

Percaya bahwa Manusia berdosa tidak bisa masuk Surga, karena Surga adalah Tempat yang Maha Kudus. Manusia berdosa tidak bisa menghampiri Tuhan karena Tuhan adalah Pribadi yang Maha Kudus. Karena manusia lebih percaya perkataan iblismaka ia akan dihukumkan bersama-sama dengan iblis. Hukumannya ialah mati sebagaimana kata Tuhan bahwa jika mereka makan buah Pengetahuan Baik-Jahat, maka mereka akan mati.

10

Percaya bahwa jika Manusia ingin masuk Surga, maka DOSA manusia HARUS DISELESAIKAN.

11

Percaya bahwa HANYA ada satu cara untuk membereskan dosa yaitu dengan Penghukuman. Dosa tidak dapat dihapus atau tidak dapat diselesaikan dengan perbuatan baik, ritual ibadah dan berbagai kerajinan keagamaan atau usaha manusia. Jika manusia bisa menyelesaikan DOSA, maka itu berarti manusia akan masuk Surga oleh JASAnya. Usaha manusia tidak mungkin menyelesaikan DOSA manusia. Alkitab mengajarkan bahwa DOSA hanya dapat diselesaikan dengan PENGHUKUMAN. Roma 6:23 “Upah DOSA adalah MAUT.” Inilah INTI PERBEDAAN antara Kekristenan dengan semua agama di muka bumi. Hampir semua agama mengajarkan cara Penyelesaian Dosa yang intinya adalah usaha manusia. Namun Alkitab mengajarkan bahwa DOSA diselesaikan dengan penghukuman. Ini sesuai dengan sifat Tuhan yang MAHA ADIL dan MAHA KUDUS, yang harus menghukum DOSA.

12

Percaya bahwa Tuhan begitu Mengasihi Manusia karena Tuhan Maha KASIH, dan dosa hanya dapatdiselesaikan dengan PENGHUKUMAN, berarti manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya. Untuk itu Tuhan berjanji akan mengirim JURUSELAMAT, yang lahir dari seorang Dara/perawan yang akan sanggup menghancurkan kepala ular (penyataan simbolik: mengalahkan iblis)

13

Percaya bahwa Hanya ada SATU CARA untuk Menyelamatkan manusia dari PENGHUKUMAN, yaitu dengan mengirim JURUSELAMAT yang akan dihukumkan sebagai pengganti manusia berdosa, tegasnya DOSA hanya dapat diselesaikan melalui PENGHUKUMAN (II Kor.4:23, Rom.6:23).

14

Percaya bahwa Manusia yang berdosa mampu merespon terhadap berita Injil, sehingga Aktivitas penginjilan adalah KEHARUSAN. Mati secara rohani bukanlah mati seperti mayat yg tidak bisa merespon berita Injil. (Kis 2:37, 8:36-37)

15

Percaya bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah yang diperanakkan oleh Roh Kudus, lahir dari anak Dara/Perawan Maria (Mat 1:23). Yesus Kristus adalah Tuhan sejati dan manusia Sejati, Satu Pribadi (One Person) dengan dua sifat/natur: Ilahidan Insani (Mat 1:18-20; Yoh 1:1,2,14). Percaya Yesus Kristus telah mati (mat 27:45-56; Mrk 15:33-41; Luk 23:44-49; Yoh 19;28-30; I Kor 15:3), diutus untuk menanggung dosa semua manusia (1 Yoh 2:2), tinggal dirahim bumi 3 hari 3 malam (Mat 12:40; Yun 1:17). Bangkit pada hari ketiga sesuai dengan Kitab Suci (1 Kor 15:4-5), Naik ke Surga(Kis 1:6-9) dan Yesus akan datang Kembali (Maranatha) sebagai Hakim dan Raja.

16

Dosa manusia yang belum memiliki kesadaran diri (bayi), bahkan dosa Adam hingga dosa manusia terakhir telah ditanggung oleh Tuhan di kayu salib (Yoh.1:29, Ibr.2:9, I Yoh.2:2). Sehingga Bayi yg mati PASTI MASUK SURGA karena sudah ditebus oleh Darah Yesus. (2 Sam 12:23)

17

Percaya bahwa kepada manusia yang telah memiliki kesadaran diri dan melakukan dosa atas kesadaran diri diserukan untukbertobat dan menerima Yesus Kristus sebagai satu-satunya Juruselamat untuk mendapatkan pengampunan dosa atau pengaplikasian anugerah keselamatan (Mat.4:17, Yoh.3:16, Ef.1:7, Kol.1:14). Keselamatan itu Anugerah/Kasih Karunia, melalui Iman kepada Yesus Kristus (Ef 2:8-10).

18

Percaya bahwa Setiap Manusia yang hidup pada masa sebelum Kelahiran Yesus, Diselamatkan karena Bertobat dan Percaya kepada JURUSELAMAT yang AKAN DATANG (Percaya janji Tuhan mengirim JURUSELAMAT) yang disimbolkan dengan Korban Sembelihan Hewan di Mezbah.

19

Percaya bahwa Setiap Manusia yang hidup setelah Kelahiran Yesus, Diselamatkan karena Bertobat dan Percaya kepada JURUSELAMAT yang SUDAH DATANG. Bertobat artinya mengakui diri berdosa dan telah menyesali dosa. Percaya bahwa diri anda yang seharusnya dihukumkan tetapi Sang Juruselamat TELAH dihukumkan menggantikan anda.

20

Percaya bahwa tidak ada jalan keselamatan lain selain Injil Yesus Kristus karena siapapun yang berada di luar Kristus akan menanggung hukuman atas dosa dirinya. Tidak ada satu manusia pun bisa masuk Surga tanpa percaya kepada Yesus Kristus dari Adam hingga manusia terakhir (Yoh.14:6, Ibr.8:6, I Tim.2:5).

21

Percaya bahwa setiap orang yang tidak pernah dengar Injil tetap akan masuk Neraka.

22

Percaya bahwa Injil yang murni adalah Injil yang tidak ditambahkan dengan percaya kepada Maria, upacara baptisan, kerajinan ibadah dan apa saja (Gal.1:8, 5:3-4). Dan tidak menekankan kesuksesan duniawi atau yang mengurangi aspek seruan bertobat (I Kor.15:19).

23

Percaya bahwa Iman yang Menyelamatkan ialah kita percaya bahwa YESUS KRISTUS telah DISALIBKAN untuk MENANGGUNG semua DOSA kita. Atau seseorang percaya dengan segenap hati bahwa Yesus telah MENGGANTIKANnya disalibkan dan kini ia sedang menggantikanNya hidup, Memahami kondisi diri sebagai orang berdosa yang tidak berdaya, yang akan masuk ke Neraka, serta menyesali dosa-dosanya, dan mengucap syukur atas kasih Yesus kristus yang rela dihukumkan menggantikannya. (Rm 10:9-10).

24

Percaya bahwa orang yang telah diselamatkan tidak akan kehilangan keselamatannya karena terjatuh ke dalam dosa.Tetapi yang bersangkutan harus tetap tinggal di dalam kasih karunia Yesus Kristus atau tetap Beriman sampai Mati dan tidak menyangkal Tuhan (Rom.11:22, I Kor.15:2, II Kor.6:6, II Tim.2:12, Yak.5:19, I Yoh.2:24,27, II Yoh 9).

25

Percaya bahwa ada kehidupan setelah kematian, atau Kebangkitan orang mati atau Kebangkitan Tubuh untuk menuju kepada Kehidupan Kekal atau Kematian Kekal.

26

Percaya bahwa ada Surga bagi orang yang bertobat serta menerima Kristus sebagai Juruselamatnya, dan ada Neraka bagi orang yang menolak anugerah Allah. Percaya bahwa Surga, Neraka dan Kerajaan Seribu Tahun ADA dan Benar-benar NYATA

27

Percaya bahwa Alkitab adalah Otoritas Satu-satunya (Sole Authority) bagi Iman dan Praktek hidup orang Kristen. (II Tim 3:14-17, Mzm 119:105)

28

Percaya bahwa Alkitab, dari Kejadian 1:1 sampai Wahyu 22:21, adalah satu-satunya firman Allah yang tidak ada salah. Di luar Alkitab tidak ada firman Allah baik tertulis maupun lisan.

29

Percaya bahwa Alkitab bersifat kanon tertutup. Kitab Wahyu 22:21 adalah firman Allah yang terakhir. Sesudah Wahyu 22:21 dituliskan, maka Allah telah menghentikan proses pewahyuan dan juga menghentikan semua karunia yangberhubungan dengan pewahyuan (yaitu bahasa lidah/roh, nubuat, menafsirkan bahasa lidah, I Kor 13:8-10).

30

Percaya dalam doktrin Alkitab yaitu Alkitab diwahyukan secara Verbal Plenary Inspiration (VPI) dan Dijaga tanpa salah sedikitpun atau Verbal Plenary Preservation (VPP). (Mzm 12:7, Mat 24:35, Mrk 13:31, Luk 21:33).

31

Percaya bahwa Alkitab adalah Absolut Innerancy dan Biblical Infallibility yaitu 66 Kitab Kanon yg terdiri dari 39 Kitab PL dan 27 Kitab PB adalah Kitab-kitab yang diseleksi oleh Roh Kudus melalui jemaat mula-mula.

32

Percaya bahwa gereja apapun yang memiliki/Mengajarkan Otoritas di Luar Alkitab atau Extra biblical Authority adalah Menambahi Firman Tuhan.

33

Percaya bahwa penafsiran Alkitab yang benar adalah literal-grammatikal-historikal. Penerapan cara penafsiran alegoris hanya kalau secara akal sehat cara literal-grammatikal tidak mungkin diterapkan.

34

Percaya bahwa 2 Kategori ajaran sesat: Keluar dari Alkitab dan Salah Menafsirkan Alkitab. Ini bisa terjadi juga ketika seseorang menambah atau mengurangi ajaran Alkitab. (Wahyu 22:18-19)

35

Percaya bahwa setiap orang percaya harus menggabungkan diri ke dalam salah satu gereja lokal untuk membentuk tubuh Kristus serta bertumbuh di dalam Kristus (Ef.4:11-16).

36

Percaya bahwa hanya ada 2 Tujuan Besar Kedatangan Tuhan Yesus ke dunia yaitu Pertama, Untuk menyelamatkan manusia yang berdosa dan Kedua, setelah mereka diselamatkan, sambil menunggu kedatanganNya menjemput mereka, Ia mengharuskan mereka membentuk Jemaat/Gereja. Organisasi yang hanya menginjil namun tidak membentuk/mendirikan Jemaat, hanya melakukan separuh Perintah Tuhan. Dan orang Kristen yang Taat harus melakukan keseluruhan Perintah Tuhan.

37

Percaya bahwa pada masa Perjanjian Baru, Gereja Lokal adalah Tiang Penopang dan Dasar Kebenaran(TPDK). I Tim 3:15

38

Percaya bahwa gereja harus terpisah total dari negara dan pemerintah dan gereja tidak boleh terlibat politik praktis(Mat.22:21).

39

Percaya bahwa Orang Kristen sebagai Warga Negara boleh berpolitik, tetapi Gereja/Jemaat Lokal tidak boleh berpolitik, misal: gereja mengadakan acara politik seperti Doa Politik, dll.

40

Percaya bahwa manusia atau Negara yang menghukum orang atas dasar kepercayaannya adalah sama dengan melarangnya memercayai sesuatu yang diyakininya dan hal ini jelas melanggar HAM.

41

Percaya bahwa gereja yang benar adalah gereja yang bersifat lokal bukan yang bersifat universal/katolik/am (Ef.1:1), danotonomi penuh, tidak tunduk kepada kuasa apapun bahkan kuasa alam maut (Mat.16:18).

42

Percaya bahwa tubuh Tuhan Yesus itu bukan seluruh kekristenan, melainkan tiap-tiap gereja lokal (Ef.1:23). Percaya bahwa Doktrin Gereja Lokal adalah Alkitabiah, sedangkan Doktrin Gereja Universal tidak Alkitabiah.

43

Percaya bahwa hubungan satu gereja lokal dengan gereja lokal lain bukan sebagai atasan dan bawahan (vertikal) melainkan sebagai sahabat dan saudara (horisontal).

44

Percaya bahwa Tuhan hanya mendirikan gereja lokal dan gereja lokallah yang mendirikan yayasan, sekolah dan berbagai sarana pemberitaan Injil. Parachurch yang alkitabiah adalah yang didirikan gereja lokal serta tunduk kepada gereja lokal(Mat.16:18).

45

Percaya bahwa Konsep Keluarga Alkitabiah adalah Suami mengasihi Istri dan Istri tunduk kepada Suami sama seperti Kristus mengasihi Jemaat dan Jemaat Tunduk kepada Kristus.

46

Percaya bahwa Tuhan telah menghentikan jabatan IMAM dan praktek keimamatan (pemberkatan oleh “pendeta“ pada akhir kebaktian, pemberkatan nikah, dll) untuk Gereja/Jemaat perjanjian Baru. Setiap orang Percaya adalah IMAM atas dirinya sendiri. Dan Yesus kristus adalah IMAM BESAR AGUNG yang menjadi perantara Allah dan Manusia berdosa. (1 Pet 2:9)

47

Percaya bahwa jabatan Nabi dan Rasul sudah tidak ada dan telah dihentikan sejak wahyu terakhir diberikan kepada Rasul Yohanes di Pulau Patmos, dan kini tinggal sebagai jabatan pengajar firman: Penginjil/Evangelis, Gembala=Gbl / Penatua= Pnt/ Penilik Jemaat=PJ (bukan Pendeta/Pandita), dan Pengajar/Guru Jemaat=GJ (1 Tim 3:1, Ef 4:11) serta sebagai jabatan pelayan jemaat/pelayan “meja”, Diaken=Dkn (bukan Majelis). (Kis 6:1-7; 1 Tim 3:8).

48

Percaya bahwa wanita tidak dipanggil untuk mengajar, berkhotbah dan memimpin laki-laki dewasa dalam Kebaktian Umum atau Pertemuan Jemaat (I Tim.2:12-13, I Kor.14:34,37). Wanita bisa menginjil, mengajar dan berkhotbah pada Persekutuan Pemuda, Remaja, Kaum Wanita/Ibu, dan Sekolah Minggu alias mengajar anak Playgroup sampai Mahasiswa dan pelayanan lain yang bukan di Kebaktian Umum. Prinsip ini seiring dengan sebagaimana istri harus tunduk kepada suami dan suami harus mengasihi istri (Ef.5:22-27, 1 Kor 11:10). Penundukan ini sebagai kesaksian bagi para malaikat karena mereka (perempuan menaati perintah Tuhan) seperti Gereja Tunduk kepada Kristus dan Kristus mengasihi JemaatNya. Dalam hal ini, yang kita bicarakan adalah masalah Gereja / masalah spiritual/rohani, dan tidak ada hubungannya dengan dunia sekuler atau pemerintah, Wanita boleh menjadi Presiden, Direktur, Menteri, dll.
Percaya bahwa apa yang ditulis oleh Paulus kepada gereja adalah wahyu Tuhan (perintah Tuhan), bukan budaya masa lalu. (I Kor 14:37 Jika seorang menganggap dirinya nabi atau orang yang mendapat karunia rohani, ia harus sadar, bahwa apa yang kukatakan kepadamu adalah PERINTAH Tuhan)

49

Percaya bahwa baptisan tidak menyelamatkan melainkan hanya salah satu upacara yang diperintahkan untuk dilaksanakan oleh gereja lokal. Dan baptisan yang benar adalah baptisan yang dilakukan terhadap orang yang sudah lahir baru (orang benar), dimasukkan ke dalam air (cara yang benar), dan oleh gereja yang benar (doktrinnya benar) (Mrk.16:16, Mat.28:19, Rom.6:3-4). Baptisan tidak diperuntukkan bagi bayi/anak kecil karena belum bisa mengaku percaya dengan kesadaran sendiri, juga baptisan bukan pengganti sunat dalam PL.

50

Percaya bahwa hanya ada dua upacara yang diperintahkan (Ordinansi, bukan Sakramen) untuk dilaksanakan oleh gereja lokal, yaitu upacara baptisan selam (Mat 3:16, Mrk 1:10, Yoh 3:23, Kis 8:36-39) dan upacara perjamuan Tuhan (bukan Perjamuan Kudus). Kedua-duanya tidak esensi untuk keselamatan melainkan hanya untuk mengingat akan kematian dan kebangkitan Tuhan yang menyelamatkan alias Simbolis/Peringatan (Mat.3:11, Mat 28:19, I Kor.11:23-26, Yoh 6:63).
Istilah ”Perjamuan Kudus” dapat menyebabkan orang Kristen bisa salah paham dalam memahami maknanya. Seperti sebagian orang Kristen percaya, jika kita mengikuti Perjamuan Kudus, maka kita akan menjadi Kudus. Ini Konsep Mistik. Demikian juga dengan istilah Sakramen.

51

Percaya bahwa Konsep Family Altar adalah Salah karena kita tidak lagi hidup dalam masa Keimamatan Ayah (zaman antara Adam sampai Taurat diturunkan)

52

Percaya bahwa Hukum Taurat sudah diGENAPkan bukan dibatalkan dan seluruh paket Ibadah Simbolik yang terkandung dalam hukum Taurat sudah selesai tugasnya.



Percaya bahwa Paket Ibadah Simbolik/Jasmaniah/Rituil (seperti nama Jehovah, aturan hari Sabat/Sabtu,makanan yang diHARAMkan, Penyakit Kusta yang menyimbolkan Kutukan, Ritual Ibadah di Bait Suci) semuanya telah selesai tugasnya, karena yang DISIMBOLKAN telah TIBA (Anak Domba Allah yaitu Yesus Kristus).

53

Percaya bahwa ibadah yang bersifat lahiriah dengan berbagai ritualnya telah digantikan dengan ibadah Hakekatdalam roh dan kebenaran. Tidak ada simbol lahiriah (tidak ada keterikatan pada postur tubuh, waktu maupun tempat)dalam ibadah selain keteraturan dan kesopanan (Yoh.4:23-24, I Kor.14:40).

54

Percaya bahwa Keimamatan Harun telah dihentikan dan kini setiap orang Percaya adalah IMAM, bahkan Imamat yang Rajani (1 Pet 2:9). Tidak boleh ada jabatan imam atau praktek keimamatan. Tidak boleh memberkati orang atau diberkati orang. Zaman Family Altar sudah selesai. Tidak boleh ada yang angkat tangan di akhir kebaktian untuk memberkati orang, karena itu adalah praktek keimamatan. Dan yang benar adalah Peneguhan Nikah bukan PEMBERKATAN Nikah. Gereja/Jemaat Lokal berfungsi sebagai Tiang Penopang dan Dasar Kebenaran menggantikan posisi bangsa Israel.

55

Percaya bahwa segala syair lagu pujian harus ditujukan kepada Allah dan sesuai dengan kebenaran Alkitab. Segala musik yang terindah hanya bagi Tuhan. (Kol 3:16, Why 7:12, Mat 26:30). Jika Musik di Gereja anda tidak bisa dibedakan dengan Musik Dunia, maka ada 2 kemungkinan: Gereja semakin Duniawi atau Dunia semakin Rohani.

56

Percaya bahwa dalam Alkitab Tidak ditemukan Penumpangan Tangan untuk PEMBERKATAN dalam Perjanjian Baru.Penumpangan Tangan untuk Pengukuhan Jabatan (Gembala, Penginjil, Pengajar/Guru Jemaat dan Diaken) sebagai bentuk Restu/Approve atas nama Jemaat. (Kis 6:6, 13:3; 1 Tim 4:14, 2 Tim 1:6).

57

Percaya bahwa perpindahan anggota jemaat adalah cerminan kebebasan berpikir dan memutuskan.

58

Percaya bahwa Satu-satunya Alasan Alkitabiah yang berkenan kepada Tuhan untuk Pindah Gereja adalah Karena Mendapatkan Gereja yang Lebih Benar atau Lebih Alkitabiah. Tuhan akan sangat bahagia karena muridNya ternyata sangat cinta kebenaran.

59

Percaya bahwa Tidak boleh ada Satu orang pun yang belum lahir baru menjadi anggota gereja/jemaat Tuhan. Orang-orang yang belum Lahir Baru harus diInjili dengan sungguh-sungguh dan jika mereka betul-betul Lahir Baru, mereka baru boleh menjadi anggota Jemaat, karena Jemaat/Gereja adalah kumpulan Orang Percaya.

60

Percaya bahwa anggota jemaat harus menjalani kehidupan kekristenan yang memuliakan nama Tuhan, yang sopan, teratur, dan kudus (Ibr.12:14).

61

Percaya bahwa hari pengangkatan orang percaya (rapture) terjadi sebelum masa penganiayaan (pretribulation). Dan penampakan Kristus terjadi sebelum Kerajaan Seribu Tahun (Premillennium/Premilenialisme). Di Akhir Masa Kerajaan 1000 Tahun penduduknya dan orang-orang yang tidak percaya akan diadili. Setiap orang percaya akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, dan akan bersama Tuhan selamanya (Why 20, Rm 5:9, 1 Tes 1:10, 4:15-17, Yoh 14:1-3).

62


63


64

Percaya bahwa seorang Diaken harus Laki-laki atau Pria yang sudah menikah, Diaken haruslah suami dari satu isteri dan mengurus anak-anaknya dan keluarganya dengan baik, memiliki Iman yang Benar dan Moral yang Baik…dst, perhatikan juga syarat bagi istri seorang Diaken. (1 Tim 3:8-12)

65

Percaya bahwa Gereja Lokal dimanapun juga harus menjaga dirinya dan setia kepada ajaran Alkitab, dan harus memisahkan diri dari orang-orang yang tidak seasas atau sedoktrin (prinsip SEPARASI yang Jelas), harus memisahkan diri dari keduniawian, tidak kompromi dengan dunia, pengajaran/doktrin yang salah (Rm 16:17, Tit 3:10, II Tes 3:6, Mzm 97:10, 119:63, I Tim 4:16) karena Kristus menuntut gereja yang murni, tidak bercacat cela menjelang Maranatha sehingga menjadi mempelai wanita yang layak bagiNya (1 Kor 1:8, Ef 1:4, 2 Tim 2:15).

66

Percaya bahwa Tuhan Tritunggal: Bapa, Anak/Putra/Firman dan Roh Kudus. Ketiganya Esa. Sesuai dengan ajaran Alkitab (1 Yohanes 5:7-8, Mat 3:13-17; 28:19, Ul 6:4, 2 Kor 13:13)

67

Percaya Roh Kudus adalah oknum ketiga Tuhan Tritunggal, sama dan sederajat dalam sifat dan karakter dengan Bapa dan Anak/Putra. Roh Kudus diutus sebagai Penolong (Parakletos) disebut Roh Kebenaran (Yoh 14:16-17,26 ; 16:13), menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman (Yoh 6:8-11), menuntun kita ke dalam seluruh kebenaran, Mendiami/tetap tinggal di setiap hati orang yang Lahir Baru (Ef 1:13-14). Roh Kudus akan menghasilkan buahNya di dalam semua orang yang Percaya, dan yang dipimpin olehNya (Gal 5:22,23; Kol 1:10,12)

68

Percaya bahwa hamba Tuhan yang melayani, berhak mendapatkan “upah” atau kehidupan dari pelayanannya. Dan Jemaat harus mendukung hamba Tuhan dengan persembahan dan persepuluhan. Agar dia tidak mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhannya, sehingga fokus dalam melayani Tuhan dan Jemaat (1 Kor 9:13-15; Mal 3:6-10, Kis 6:4).

69

Percaya bahwa Sistem Penggajian Gembala yang Alkitabiah adalah Gembala hanya boleh mengambil sebelas persepuluhan yang masuk atau sistem 11/10.

70

Percaya bahwa Gereja harus melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus. Ini adalah tanggung jawab Gereja Lokal, dan juga tanggung jawab setiap orang percaya, untuk memberitakan Injil Keselamatan yang MURNI kepada semua orang, sesuai dengan prinsip-prinsip Alkitab, tidak boleh kompromi dengan hal-hal duniawi di dalam memberitakan Injil. Percaya bahwa kuasa Roh Kudus akan memimpin dan menuntun kita untuk memenangkan jiwa bagi Kerajaan Allah (Mat 28:19-20).

71

Percaya bahwa Tuhan berkuasa melakukan mujizat, dan setiap orang bisa mengalami mujizat sebab bagi Tuhan tidak ada yang mustahil (Luk 1:37). Apa yang terjadi secara supranatural harus sesuai dengan kehendakNya.
Tidak percaya jika ada seorang yang mengklaim dirinya memiliki kuasa untuk melakukan mujizat, lalu orang-orang mencari si “hamba Tuhan,” yang katanya bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Hal ini tidak beda dengan Dukun.

72

Percaya bahwa nama Tuhan dalam Alkitab bukanlah Tuhan, TUHAN, ALLAH, Allah, Ilah, GOD, LORD, Lord, dll, namun nama Tuhan adalah YHWH/JHVH (Jehovah/Yahweh, huruf J bisa dibaca J atau Y, huruf V bisa dibaca V atau W) dan YESUS yang berarti YHWH Penyelamat (ingat ayat: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama YHWH!), Mat 21:9, 23:39, Mrk 11:9, Luk 13:35; 19:38; Yoh 12:13, Mat 1:21, Luk 1:31, Kej 2:4; 4:1, 26, Kel 3:15. Nama Tuhan yang baru dalam kitab Wahyu akan kita ketahui setelah Tuhan datang kembali (Wahyu 3:12).

73

Percaya bahwa Tuhan semua agama, TIDAK SAMA. Yesus semua agama TIDAK SAMA, sehingga setiap orang patut tahu Tuhan mana yg anda percayai dan Yesus mana yang anda Percayai.

74

Percaya bahwa Kesatuan yang Alkitabiah adalah yang Tidak Mengkompromikan KEBENARAN/DOKTRIN/PENGAJARAN. Gerakan Ekumene adalah tidak Alkitabiah.

75

Percaya bahwa Tidak ada satu orang pun yang BERHAK membaptis seseorang ke dalam Roh Kudus selain YESUS KRISTUS. “Pendeta” manapun yang mencoba membaptiskan seseorang ke dalam Roh Kudus adalah SESAT dan DURHAKA (merebut wewenang Yesus).

76

Percaya bahwa Alkitab tidak pernah mengajarkan tentang API PENYUCIAN, Doa untuk atau kepada orang yang telah mati, Maria sebagai Co-Redemption, Paus sebagai Wakil Kristus di bumi, Keselamatan karena Baptisan, Perbuatan Baik, Melakukan Sakramen, dll.

77

Percaya bahwa Alkitab memberikan kebebasan bagi setiap manusia untuk menikah atau tidak menikah. Gereja tidak boleh mengharuskan seseorang untuk tidak menikah (hidup selibat).

78

Percaya bahwa Pengajaran MISKIN adalah DOSA, SUNGGUH SESAT, yang Benar: Miskin bisa disebabkan karena dosa (misal: Kemalasan) dan sebaliknya Pengajaran KAYA adalah BERKAT, Sungguh Menyesatkan, karena ada orang Kaya yang mendapatkan kekayaan dengan Cara-cara berdosa, misal: Korupsi, ke dukun/roh2 gunung Kawi, menipu orang lain, dll. Gereja Alkitabiah adalah gereja yang tidak terlalu/selalu menekankan Sukses Materi, namun menekankan Kebenaran Pengajaran Alkitab. Hal-hal lain sesuai janji Tuhan akan ditambahkan (kekayaan, jabatan, dll) alias bukan esensi utama namun hanya Alat/Sarana untuk Memuliakan Tuhan dan Menjadi Berkat bagi sesama. Mat 6:33, I Tim 6:10

79

Percaya bahwa TIDAK setiap/semua Doa PASTI dikabulkan Tuhan sama seperti kita percaya bahwa tidak semua (Penyakit) orang disembuhkan Tuhan.

80

Tidak Percaya bahwa Alkitab mengajarkan DILUAR GEREJA TIDAK ADA KESELAMATAN (EXTRA NULLA SALUS EKKLESIAM). Pengajaran Cyprian (AD 200-258) ini yang tercatat sebagai orang yang mempromosikan konsep keselamatan oleh Gereja. Ia menasehatkan agar semua gereja menggabungkan diri ke dalam Gereja Universal (KATOLIK)dengan Slogannya yang terkenal DILUAR GEREJA TIDAK ADA KESELAMATAN (EXTRA NULLA SALUS EKKLESIAM). Sejak saat itu dimulai suatu gerakan untuk menggiring semua gereja otonom (independen) ke dalam Gereja Roma Katolik dengan indoktrinasi bahwa TIDAK ADA KESELAMATAN DI LUAR GEREJA ROMA KATOLIK.
Tidak cukup dengan itu akhirnya disusunlah Pengakuan Iman Rasuli yang salah satu pointnya Gereja yang Kudus dan Katolik (Am, Universal). Ini Pengajaran yang MENYESATKAN dan TIDAK ALKITABIAH. Satu Kesalahan FatalPengakuan Iman Rasuli adalah adanya pernyataan bahwa GEREJA itu HARUS KATOLIK.**

81

Percaya bahwa Hal yang tidak direformasi oleh dan menjadi Kesalahan Terbesar Bapak-Bapak Reformator adalah tidak mereformasi Doktrin Gereja (Ekklesiologi), karena fokus mereka waktu itu pada Doktrin Keselamatan.

82


83

Percaya bahwa istilah yang benar adalah Peneguhan Nikah, bukan pemberkatan nikah. Istilah “Pemberkatan Nikah” dipakai Gereja Roma Katolik karena mereka menempatkan pernikahan sebagai salah satu sakramen (upacara kudus) gereja. Gereja Alkitabiah hanya mengenal dua ordinansi (Upacara yg diperintahkan) yaitu Baptisan Selam dan Perjamuan Tuhan. Dalam Gereja Alkitabiah tidak ada jabatan imam yg berwenang memberkati, itulah sebabnya tidak dibenarkan memakai istilah Pemberkatan Nikah. Upacara yg dilakukan gereja alkitabiah dalam hal pernikahan ialah mengukuhkan atau meneguhkan pernikahan 2 anggota jemaatnya di hadapan Tuhan dan di hadapan sidang jemaatNya serta berdoa memohonkan kasih karunia Tuhan untuk kehidupan rumah tangga mereka. Berkat Tuhan bagi mereka selanjutnya tentu bergantung pada sikap hati mereka kepada Tuhan, bukan pada penumpangan tangan dari imam atau pendeta yang melakukan praktek keimamatan.

84


85

Percaya bahwa Yesus disalibkan dan mati hari Rabu Petang dan Bangkit Hari Sabtu Petang/Minggu, sesuai dengan 3 Hari 3 Malam, 3 x 24 jam=72 jam, adalah ALKITABIAH. Yesus disalibkan dan mati hari Jumat adalah TIDAK ALKITABIAH dan hanya menurut Tradisi secara umum.

86

Penginjilan kepada orang yang sudah mati (Penginjilan Alam Roh) adalah MENYESATKAN dan Tidak ALKITABIAH.

87

Percaya bahwa orang yang telah mati tidak perlu didoakan, kepercayaan untuk mendoakan orang yang sudah meninggal (Doa untuk Arwah) adalah Tidak Alkitabiah. Doa yang benar untuk anggota keluarga almarhum yang masih Hidup.

88

Percaya bahwa orang Kristen yang mati harus dikuburkan atau dikembalikan ke tanah, dan bukandiKREMASI/dibakar. Firman Tuhan mengatakan demikian. (Pkh 12:7). Semua tokoh Alkitab dikuburkan dengan layak. Pembakaran identik dengan Penghukuman Tuhan atau tradisi Penyembahan Berhala dalam suku-suku bangsa.

89

Percaya bahwa Hukuman Mati adalah Alkitabiah yang dilakukan Pemerintah sebagai alat Tuhan.

90

Percaya bahwa Sikap menghakimi adalah Alkitabiah. Sifat penghakiman yang dilarang Tuhan adalah menghakimi dengan Kemunafikan, Menghakimi menurut ukuran manusia (Yoh 7:24, 8:15, Mat 7:1-5). Sifat penghakiman yang diperbolehkan adalah Penghakiman oleh Negara (Ul 16:18), Penghakiman oleh Jemaat Lokal/Gereja (Mat 18:15-17, I Kor 5:12, 6:2-3), Penghakiman terhadap Berbagai Pengajaran/Doktrin dengan Alkitab (Mat 24:4-5, II Tes 3:14, Gal 1:9, II Tim 4:2).

91

Percaya bahwa semua makanan adalah HALAL jika diterima dengan ucapan syukur dan doa. Tidak ada makanan yang haramlagi, karena paket ibadah Simbolik sudah berakhir (Mat 15:11, 19-20, I Tim 4:1-5, Mrk 7:19).

92

Percaya bahwa di Akhir Zaman ini, Iblis & Para Pengikutnya (Nabi Palsu, Guru Palsu, Mesias Palsu) semakin bekerja giat dan semakin aktif “Memberitakan Injil” Palsu untuk menyesatkan Sebanyak Mungkin Orang (Mat 24:4-5, I Kor 12:3, Gal 1:6-7).

93

Percaya bahwa AntiKristus akan mempersatukan politik, ekonomi, dan agama serta menguasainya (Wah.13:11-18).AntiKristus akan muncul dari Eropa Bersatu.

94

Percaya bahwa Iblis sedang giat bekerja untuk melakukan Penyatuan Gereja dan Penyatuan Agama menjadi One World Religion (Satu Agama Dunia) dibawah One World Government (Satu Pemerintah Dunia) yang akan dipimpin oleh AntiKristus.

95

Percaya PRINSIP DELAPAN/OKTA SOLA yaitu
-SOLA GRATIA (Hanya karena Anugerah/Kasih Karunia saja kita diselamatkan, Ef 2:8-10),
-SOLA FIDE (Hanya karena IMAN saja kita diselamatkan, 1 Petrus 1:9, Ef 28-9, Yud 1:3, Ibrani 3:14, II Tim 4:7, 2 Tim 3:15),
-SOLA SCRIPTURA (Hanya karena Kitab Suci/Alkitab saja 2 Tim 3:15),
-SOLA AUTOGRAPHA (Hanya karena Naskah Asli Alkitab saja-yg sudah musnah-TANPA SALAH sedikitpun),
-SOLA APOGRAPHA (Hanya Naskah Salinan MT-Masoretic Text untuk PL bahasa Ibrani dan TR-Textus Receptusuntuk PB bahasa Yunani-Tanpa SALAH SEDIKITPUN),
-SOLA SIDO (Hanya Pujian/Musik yang Terindah bagi Tuhan), Rm 15:9, Mrk 14:26, Ef 5:19, Kol 3:16.
-SOLA/Solus CHRISTOS (Hanya lewat Tuhan Yesus Kristus kita diselamatkan) Kis 4:12, yang semuanya bermuara pada
-Solideo Gloria (Segala Kemuliaan HANYA bagi Tuhan). Rm 11:36, Mat 6:13


Keterangan:

** Tetapi hingga saat konsili di Nicea (tahun 325 AD) belum muncul pengakuan iman tertentu yang berlaku secara universal, yang tepat dengan kata-kata yang sama, dan diperintahkan oleh otoritas universal yang sama.
But until the time of the Council of Nicen there does not appear to have been any one particular creed which prevailed universally, in exactly the same words, and commended by the same universal authority (Cyclopedia of Biblical, Theological, and Ecclesiastical Literature, John McClintock & James Strong, Grand rapids: Baker book House, 1981, Vol II, p 559)
Kutipan tersebut membuktikan bahwa Pengakuan Iman ”Rasuli” (PIR) yang digembar-gemborkan oleh Gereja Roma Katolik dan dipungut Gereja Protestan, serta di-beo-kan oleh Gereja-gereja Injili sesungguhnya bukanlah Pengakuan Iman yang disampaikan oleh Para Rasul. Jelas sekali bahwa pada zaman Para Rasul belum dikenal istilah THE HOLY CATHOLIC CHURCH atau Gereja Yang Kudus dan Am (KATOLIK), yang terdapat dipengakuan iman tersebut. Bahkan pernyataan gereja Yang Kudus dan Am itu sangat mustahil karena gereja tidak mungkin Kudus jika ia bersifat KATOLIK. Gereja akan Kudus kalau bersifat OTONOM dan LOKAL serta Menerapkan Disiplin Gereja dengan Ketat.
------------------------------0000---------------------------------------------
Suatu Gereja bisa disebut Gereja yang Alkitabiah meski ada satu atau beberapa point berbeda, misal 68, karena tidak terlalu esensi.
Beberapa poin yang lain penulis masukkan untuk mencounter beberapa pengajaran gereja yang tidak Alkitabiah alias menyimpang.
File :: Dede Wijaya
AMSAL 23:23 Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian.

berbagai sumber:
Rahasia Ilahi dari Kekal Hingga Kekal, by Suhento Liauw, DRE, Th.D
buku Pdt.Daniel Arianto, M.Th, Sbg Hamba Tuhan saya sudah memberitahu Saudara.
www.wayoflife.org (Ribuan Artikel) dikelola DR. David Cloud